![]() |
| (flickr.com) |
Wuih…Seehh.. Cie cie..
Cuit cuit.. Piwwitt.. Ehm ehm.. yah, berbagai macam kata2 godaan pasti akan
keluar hanya dengan sebuah kalimat itu.. :D
Sedikt berbagi
pengalaman, kalimat di atas saya dan beberapa teman lain sudah sangat familiar.
Itu kalimat yang sebenarnya “asal bunyi” versi saya. Dan sekarang ada pula teman
yang benar-benar ngikutin.. haha
Kalo boleh jujur, saya
malu dengan asbun saya itu. Tapi dari lubuk hati, saya ga ada maksud apa-apa
kok dengan kata-kata itu. Cuma iseng dan senang-senanga aja.. hehe
Baik, kita beralih ke
segmen berikutnya. Ada apa di usia 20 ini?
Walaupun beberapa bulan
lagi saya akan memasuki usia 21 (waaw, uda semakin tua aja), masih terhitung 20
tahun juga kan? *maksa :D. Ada beberapa kejadian “lucu” ketika usia saya berkepala
dua ini.
Ketika bertemu dengan
teman-teman lama, pasti yang di tanya “lagi dekat sama siapa sekarang da?, lagi
sibuk bbman dengan siapa?”. Awalnya, heran! kenapa itu yang di tanya. Memang ga
ada pertanyaan yang lebih layak ketika sudah lama tidak bertemu, pikirku.
Rupanya, setelah mencari tau ke beberapa sumber, salah satunya kakak-kakak
leting. Memang begitu pembahasan kalo ketemu dengan teman, teruntuk teman lama.
Ya Allah! Jujur, saya tidak berpikiran pada awalnya untuk pertanyaan seperti
itu. Bagi saya pribadi, ketika berkumpul dengan teman, kesempatan untuk mencari
tau kabar kampusnya. Jadi dapat info, setelah itu bisa kiti kasih tau ke
adek-adek yang sedang butuh informasi kampus. Membantu orang adalah amal
jariyah kan? Hehe. Biasa saya tanya ke teman “ kuliah dimana kalian? Gimana IP?
Gimana dengan dosen dan kampus? Aktif dimana aja?”. Suka cari tau orang-orang
sering bergabung dengan siapa, harapannya bisa dapat ilmu lebih dari
pengalaman-pengalaman mereka..
Saya tidak terbuka
dengan orang tua. Karena orang tua juga tidak begitu terbuka dengan saya.
Jadinya ga berani. Hihi. Tetapi, akhir-akhir ini saya adalah beberapa kali cerita
tentang dosen dan kawan-kawan belajar di kampus. Saya sering cerita tentang
prestasi keduanya. Tapi tau ga? Di akhir cerita pasti di tanya ‘aneuk agam
euh!’, lebih tepatnya bukan di tanyai sih tapi di tegaskan :D. Jujur, kalo
dengan orang tua saya jarang sekali cerita teman laki-laki. Yang saya cerita
teman perempuan atau dosen perempuan. Sejauh ini, mungkin belum ada cerita
laki-laki yang patut untuk di cerita sama orang tua. Hehe
Dan terakhir, dari
saudara-saudara sepupu. Ini lucu, mereka sengaja telfon dari kampung cuma untuk
menggoda saya, haha. Di beberapa menit pertama, mereka basa-basi dulu, setelah itu
baru mereka keluarkan kalimat ampuh ini, “ dek husna, bunoe ken na rombangan
jak u rumoh. Nyan pasti di jak lakee kah”. Padahal entah darimana rombongan
itu, benar-benar mengarang bebas orang ini, :D. Karena mereka cukup tau kalo saya belum
terlalu peduli dengan hal yang kegitu sekarang. Ada beberapa kali mereka buat
hal yang sama. Terakhir penasaran juga kan? Benar atau tidak?. Tibalah masa
pulang kampung ramadhan. Iseng sambilan main-main tanya sama mimi di rumah.
Jelas mimi terkejut dan memang benar ga ada, haha :D. Alhamdulillah! Mereka
berhasil membuat saya penasaran. Dan sekarang, kalo mereka gangguin, di
becandain balik aja. Hehe
Saudara-saudara ini
terkadang menyebalkan! Misalnya, kita adalah baca postingan atau pesan lucu
dari teman dan otomatis kita akan tertawa sendiri. Nah, di situ pasti mereka
akan datang menggoda lagi. :D
Dari pengalaman di
atas, saya mau kasih tau. Sulitnya hidup di usia 20 ini, "sulit untuk
mengekspresikan diri", haha. Salah-salah ngomong bisa-bisa kita sendiri yang
kena batunya, istilahnya ; senjata makan tuan. Pun pembicaraan lebih sedikit
sensitive dari dulu. Sekarang saya belajar juga, jangan berbicara hal-hal yang
samar-samar kepada siapapun. Kalau mau cerita teman dll harus jelas, setidaknya jenis
kelaminnnya. Dan jika bertemu dengan teman-teman lama, ajak mereka untuk
membicarakan sesuatu yang lebih bermamfaat.
Dari semua hal itu,
saya sadar. Usia sekarang tidak remaja lagi. Bukan waktunya untuk hura-hura
seperti dulu. Orang-orang hadir dalam kehidupan kita tentu tidak sia-sia,
mereka pasti akan menyadarkan sesuatu bahwa hidup di usia sekarang sudah
masanya memikirkan hal-hal rumit seperti itu. Iya, harus belajar
sedikit-sedikit. Dan buat teman-teman juga, di usia yang semakin bertambah mari
memikirkan hal-hal yang lebih jauh kedepan dan terus berdo’a supaya kita semua
selalu dalam lindungan dan petunjuk Allah. Amiin.
Love,
AH

No comments:
Post a Comment