14.7.14

Pembicaraan usia 20

(flickr.com)



“Ya Allah, hatinya aja ganteng apalagi orangnya. Hahaha”
Wuih…Seehh.. Cie cie.. Cuit cuit.. Piwwitt.. Ehm ehm.. yah, berbagai macam kata2 godaan pasti akan keluar hanya dengan sebuah kalimat itu.. :D
Sedikt berbagi pengalaman, kalimat di atas saya dan beberapa teman lain sudah sangat familiar. Itu kalimat yang sebenarnya “asal bunyi” versi saya. Dan sekarang ada pula teman yang benar-benar ngikutin.. haha
Kalo boleh jujur, saya malu dengan asbun saya itu. Tapi dari lubuk hati, saya ga ada maksud apa-apa kok dengan kata-kata itu. Cuma iseng dan senang-senanga aja.. hehe

Baik, kita beralih ke segmen berikutnya. Ada apa di usia 20 ini?
Walaupun beberapa bulan lagi saya akan memasuki usia 21 (waaw, uda semakin tua aja), masih terhitung 20 tahun juga kan? *maksa :D. Ada beberapa kejadian “lucu” ketika usia saya berkepala dua ini.

Ketika bertemu dengan teman-teman lama, pasti yang di tanya “lagi dekat sama siapa sekarang da?, lagi sibuk bbman dengan siapa?”. Awalnya, heran! kenapa itu yang di tanya. Memang ga ada pertanyaan yang lebih layak ketika sudah lama tidak bertemu, pikirku. Rupanya, setelah mencari tau ke beberapa sumber, salah satunya kakak-kakak leting. Memang begitu pembahasan kalo ketemu dengan teman, teruntuk teman lama. Ya Allah! Jujur, saya tidak berpikiran pada awalnya untuk pertanyaan seperti itu. Bagi saya pribadi, ketika berkumpul dengan teman, kesempatan untuk mencari tau kabar kampusnya. Jadi dapat info, setelah itu bisa kiti kasih tau ke adek-adek yang sedang butuh informasi kampus. Membantu orang adalah amal jariyah kan? Hehe. Biasa saya tanya ke teman “ kuliah dimana kalian? Gimana IP? Gimana dengan dosen dan kampus? Aktif dimana aja?”. Suka cari tau orang-orang sering bergabung dengan siapa, harapannya bisa dapat ilmu lebih dari pengalaman-pengalaman mereka.. 

Saya tidak terbuka dengan orang tua. Karena orang tua juga tidak begitu terbuka dengan saya. Jadinya ga berani. Hihi. Tetapi, akhir-akhir ini saya adalah beberapa kali cerita tentang dosen dan kawan-kawan belajar di kampus. Saya sering cerita tentang prestasi keduanya. Tapi tau ga? Di akhir cerita pasti di tanya ‘aneuk agam euh!’, lebih tepatnya bukan di tanyai sih tapi di tegaskan :D. Jujur, kalo dengan orang tua saya jarang sekali cerita teman laki-laki. Yang saya cerita teman perempuan atau dosen perempuan. Sejauh ini, mungkin belum ada cerita laki-laki yang patut untuk di cerita sama orang tua. Hehe

Dan terakhir, dari saudara-saudara sepupu. Ini lucu, mereka sengaja telfon dari kampung cuma untuk menggoda saya, haha. Di beberapa menit pertama, mereka basa-basi dulu, setelah itu baru mereka keluarkan kalimat ampuh ini, “ dek husna, bunoe ken na rombangan jak u rumoh. Nyan pasti di jak lakee kah”. Padahal entah darimana rombongan itu, benar-benar mengarang bebas orang ini, :D. Karena mereka cukup tau kalo saya belum terlalu peduli dengan hal yang kegitu sekarang. Ada beberapa kali mereka buat hal yang sama. Terakhir penasaran juga kan? Benar atau tidak?. Tibalah masa pulang kampung ramadhan. Iseng sambilan main-main tanya sama mimi di rumah. Jelas mimi terkejut dan memang benar ga ada, haha :D. Alhamdulillah! Mereka berhasil membuat saya penasaran. Dan sekarang, kalo mereka gangguin, di becandain balik aja. Hehe
Saudara-saudara ini terkadang menyebalkan! Misalnya, kita adalah baca postingan atau pesan lucu dari teman dan otomatis kita akan tertawa sendiri. Nah, di situ pasti mereka akan datang menggoda lagi. :D

Dari pengalaman di atas, saya mau kasih tau. Sulitnya hidup di usia 20 ini, "sulit untuk mengekspresikan diri", haha. Salah-salah ngomong bisa-bisa kita sendiri yang kena batunya, istilahnya ; senjata makan tuan. Pun pembicaraan lebih sedikit sensitive dari dulu. Sekarang saya belajar juga, jangan berbicara hal-hal yang samar-samar kepada siapapun. Kalau mau cerita teman dll harus jelas, setidaknya jenis kelaminnnya. Dan jika bertemu dengan teman-teman lama, ajak mereka untuk membicarakan sesuatu yang lebih bermamfaat. 
Dari semua hal itu, saya sadar. Usia sekarang tidak remaja lagi. Bukan waktunya untuk hura-hura seperti dulu. Orang-orang hadir dalam kehidupan kita tentu tidak sia-sia, mereka pasti akan menyadarkan sesuatu bahwa hidup di usia sekarang sudah masanya memikirkan hal-hal rumit seperti itu. Iya, harus belajar sedikit-sedikit. Dan buat teman-teman juga, di usia yang semakin bertambah mari memikirkan hal-hal yang lebih jauh kedepan dan terus berdo’a supaya kita semua selalu dalam lindungan dan petunjuk Allah. Amiin.

Love,
AH

No comments:

Post a Comment