20.12.14

Just Keep Being You

 
 
 
I don't want your money
Forget about that honey
I just wanna be with you 
 
Fancy things won't get me
Diamonds, there are plenty
But there is only one of you 
 
Baby we could be together
Nothing but your love forever 
 
I can be your lover
You can be my lover
I won't need nobody but you 
 
Just the way that you move
Shows me what you can do
I don't need you to prove
Cause I already knew
Give me love, give me love baby
I just need your love, need your love baby
I don't need you to prove
Just keep being you 
 
I dont need your flowers
Just your hours
Baby you have bloomed in my heart 
 
So many have tried to
But only you do
Make me feel like this, yes you
 
Baby we could be together
Nothing but your love forever 
 
I can be your lover
You can be my lover
I won't need nobody but you 
 
Just the way that you move
Shows me what you can do
I don't need you to prove
Cause I already knew
Give me love, give me love baby
I just need your love, need your love baby
I don't need you to prove
Just keep being you 
 
Oh darling I think that we've made it
I dont need anything, believe it
My heart feels rich when you're near me
There is no emptiness 
 
You spread your love and I can feel it
Deep in my soul
I see you've given me much more
Thank you for the greatest gift of all 
 
Just the way that you move
Shows me what you can do
I don't need you to prove
Cause I already knew
Give me love, give me love baby
I just need your love, need your love baby
I don't need you to prove
Just keep being you
Just keep being you
 
By : Isyana Sarasvati

18.12.14

Lapangkanlah!

(dolyanta.blogspot.com)



Pasti kita sering membaca do’a ini. Allahumma yassir wa la tu’assir  (Ya Allah, mudahkan lah segala urusan kami. Jangan engkau persulit).

Mungkin itu do’a yang cukup familiar di telinga kita. Dimana-mana sering kita dengar, di tempat pangajian atau di tempat wirid yang biasanya mengadakan acara penutupan dengan do’a ini.
Tapi, tau kah kita? Dari sekian do’a yang kita panjatkan, pasti ada do’a yang terijabah (terima) atau malah tertolak. Salah satu faktornya adalah hablum minan naas (hubungan dengan manusia).

Hubungan dengan manusia jauh lebih susah di banding hubungan dengan yang lain (baca: Allah dan Rasulnya). Sekali manusia tersinggung dan tidak di maafkan, selama itu pula Allah tidak maafkan kita. Berat memang berhubungan dengan manusia. Karena kita ga akan tau sebenarnya hati sesama kita (manusia).

Saya mau menulis disini. Permudah jangan Persulit. Mudahkan saja urusan orang-orang yang berhubungan dengan kita pribadi. Kan ga ada pihak yang rugi. Malah sebaliknya, mereka akan senang dengan kita. 
Mungkin saja orang-orang yang kita beri kemudahan itu mendo’akan kita sesuatu yang di luar dugaan. Kita kan ga tau kan?, kalo memang benar, Masya Allah yaa (:

Dalam hal apapun. Yang ada hubungannya antara kita dan orang lain, mudahkan saja. Orang pasti senang dengan di lapangkan urusannya (semua orang pasti merasa gitu). Dan sebagai balasan kepada kita, InshaAllah pasti Allah akan melapangkan juga urusan kita.

Semoga kita bisa menjadi pribadi-pribadi yang dapat menyenangkan orang lain dan di senangi banyak orang. Amiin (:

 Love

AH

10.10.14

10 Oktober 2014


21. 

Angka yang tepat untuk mengungkapkan segala sesuatu yang ada.. 


Tepat pada tanggal 10 Oktober 2014, bertambahlah angka untuk umur saya.. Alhamdulillah puji syukur yang tiada tara.


Banyak sekali hal-hal yang terjadi selama 20 tahun terakhir..


dan disinilah proses pembelajaran dimulai..
Suka dan duka telah saya lewati dalam setahun terakhir.. Banyak kejadian-kejadian yang terjadi.. Dan itulah proses pembelajaran..


Dimana saya sangat diuji agar bisa menjadi orang yang lebih baik lagi.. 


Kehidupan bagaikan sebuah buku tak bergambar. Tak ada tulisan maupun warna. Yang terdapat di dalam buku tersebut hanyalah kumpulan-kumpulan kertas kosong yang ditumpuk menjadi satu.. 


Dan diri kita adalah pemilik sah dari buku tersebut.. 


Lembar demi lembar telah terisi dengan penuh warna dan juga tulisan.. Bahkan mungkin bisa juga terisi dengan coretan-coretan yang abstrak.. Dan semuanya terisi sampai tidak ada sisa.. Hingga kini.. Telah banyak gambar, warna, tulisan, dan juga coretan dalam buku tersebut.. 


Kita tidak akan pernah tahu sampai kapan kita bisa dan mampu mengisi buku tersebut.. Apakah sampai akhir? Ataupun hanya setengah.. Kita tidak akan pernah tahu..
Tetapi sebagai pemilik dari buku tersebut, tentunya kita ingin setiap lembar yang ada diisi dengan segala sesuatu yang indah, berwarna, dan juga menarik.. 


Sayangnya, terkadang kita tidak pernah bisa mengendalikan itu semua.. Semua perasaan, kejadian yang kita alami di dalam kehidupan kita, terukir manis dalam buku tersebut.. Baik suka maupun duka.. Baik sedih maupun senang.. dan juga Bahagia ataupun buruknya kejadian tersebut.. Bahkan, mungkin, bisa saja tanpa kita sadari ada beberapa lembar yang isinya tidak ada warna-warna cerah.. Yang ada hanyalah warna-warna kelam dan juga gelap.. 


Meskipun kita sebagai pemilik tetap buku tersebut, namun banyak orang di sekeliling kita yang juga membantu mewarnai lembaran dalam buku itu dengan warna yang mereka sukai.. Entah apa maksud mereka, ingin membuat buku tersebut terlihat semakin indah dan menarik atau hanya indah diluar namun di dalamnya tidak seindah luarnya.. 


Akan tetapi, semua itu tidak akan pernah bisa terhapuskan.. Dan itulah kehidupan yang telah kita jalani.. Dimana segala sesuatu yang terjadi.. Semuanya datang dan berlalu.. Tanpa kita pernah ketahui kapan dan kepastian dari hal-hal tersebut akan datang dan mewarnai lembaran hidup kita.. Namun, lembaran-lembaran yang telah tergoreskan oleh segala sesuatu yang ada menjadi sebuah pembelajaran untuk sang pemilik.. Bagaimana mereka belajar untuk bisa membuat lembaran selanjutnya menjadi lebih indah dibandingkan sebelumnya.. 


Lembaran kertas itu tidak akan pernah bisa sempurna.. Keinginan kita untuk membuatnya seindah mungkin sehingga menjadi sempurna, itu adalah hal yang tidak pernah bisa terjadi.. Kita sebagai (manusia) pemilik dari buku itu hanya bisa memberikan harapan dan juga keinginan dalam kehidupan kita, dan kita membuatnya se-sempurna mungkin agar bisa terlihat sempurna di mata kita, di mata semua orang.. Tetapi, se-sempurnanya jalan yang kita ambil, tetap saja ada kerikil-kerikil kecil yang menghalangi agar jalan tersebut jauh dari sempurna.. 


Di setiap lembar yang ada, pasti pernah terisi oleh noda-noda tinta yang jatuh di kertas itu dan yang membuat lembaran tersebut menjadi tidak indah.. 


Tetapi, semua sudah terlanjur dan kita tidak bisa menghapusnya.. Sekeras apapun usaha kita untuk menutupinya, akan tetap tersisa dikit noda yang ada.. Tidak akan pernah bisa 100 % terhapuskan.. Hanya ada satu cara untuk bisa menutupi noda yang telah menodai lembaran hidup kita: Menjadikannya sebagai sejarah dan contoh untuk masa depan.. Karena, perlahan-lahan, noda itu akan tertutup dan tertimpa.. Sehingga tidak terlalu mencolok lagi :) 


Semua balik lagi kepada diri kita.. Apakah kita ingin lembaran tersebut hanya terisi dengan warna-warna kelam dan gelap, bahkan terkesan monoton, atau kita ingin berusaha merubah itu semua menjadi lebih indah dengan cara mebuka lembaran baru dan belajar dari semua lembaran-lembaran lama.. 


Kita tidak akan pernah bisa menghapus semuanya.. Tetapi, dengan menutup lembaran lama dan memulainya dengan yang baru, adalah langkah awal yang kita ambil agar bisa menuju ke jalan yang lebih indah.. Yang lebih berwarna.. 


Dan lembaran itu terbuka pada tanggal 10 Oktober 2014.. Seiring dengan bertambahnya umur, lembaran baru pun terbuka.. Lembaran yang masih polos, tidak ada noda, coretan, warna, atau apapun juga..
Disinilah awal kehidupan di usia yang bertambah di mulai.. Dan kita lihat, bagaimana lembaran tersebut terisi... 


Satu hal yang harus kita yakini, bahwa segala sesuatu yang terjadi di dalam kehidupan yang terukir di dalam buku tersebut, akan selalu ada Allah SWT yang setia melindungi kita di dalam keadaan apapun dan dimanapun.. semoga rahmat dan hidayahnya selalu mengiringi langkah kita.. :)


Dan terkhir..
Beribu terima kasih saya ucapkan teruntuk keluarga, Kana puspita, Dara khaliza, sahabat Muq Langsa 2011, Teman TEN 2011, saudara, adek, kakak semuanya yang selalu membuat momen 10 Oktober indah luar biasa.. :) 

Happy Belated Birthday, Aidatul Husna..

13.9.14

Morning Light

(ninjazkonoha.blogspot.com)


Aku seperti bunga matahari
yang selalu mengejar sinar matahari
hanya melihat pada dia: matahariku
Aku mengagumi kedalaman pikirannya,
cara memandang hidup-malah,
aku mati matian ingin seperti dia

Aku begitu terpesona 
hingga tanpa sadar
aku hanya mengejar bayang-bayang 
Aku menghabiskan waktu dan tenaga
Untuk mendongak
Sampai lupa
Kemampuan diriku sendiri

Aku bahkan menghabiskan
Suara lirih di dasar hatiku
Aku buta dan tuli
Dan di suatu titik akhirnya tersungkur
Saat itulah aku mulai bertanya-tanya:
“apakah dengan menjadi seperti dia, aku pun akan dicintai?”

Karena setiap cinta menuliskan cerita

(windhy Puspitadewi)

Love,
AH 

20.8.14

Interlude

(google)


Di sela waktu
serasa tanpa jeda.
dan sekarang
mari berhenti sejenak. 
pikirkan yang bermanfaat.

Bowed!

(faisalchoir.com)


Jika tidak ada bahu yang sanggup 
menopang kesedihanmu 
masih ada lantai 
untuk bersujud 
meminta arahan .

Kita Selamanya!



(anneahira.com)



Eiyo... it's not the end, it's just the beginning!
Oke... detak detik tirai mulai menutup panggung tanda skenario...
Baru harus di usung lembaran kertas barupun terbuka
 Tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga
Kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu

Pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu
Masa jaya putih biru atau abu-abu (hey)
Memori cerita cinta aku, dia dan kamu
Saat dia (dia) dia masuki alam pikiran ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapat
Cinta masa sekolah yang pernah terjadi
That was the moment a part of sweet memory
Kita membumi, melangkah berdua kita ciptakan hangat sebuah cerita
Mulai dewasa, cemburu dan bungah
Finally now, it’s our time to make a history

Reff:
Bergegaslah, kawan...
Sambut masa depan tetap berpegang tangan, saling berpelukan
Berikan senyuman tuk sebuah perpisahan!
Kenanglah sahabat...
Kita untuk slamanya!
Satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori
satu cerita teringat didalam hati

Karena kau berharga dalam hidupku, teman
 Untuk satu pijakan menuju masa depan
Saat duka bersama, tawa bersama berpacu dalam prestasi...
(hah) hal yang biasa!

Satu persatu memori terekam didalam api semangat yang tak mudah padam Kuyakin kau pasti sama dengan diriku
Pernah berharap agar waktu ini tak berlalu kawan...
Kau tahu, kawan... kau tahu kan?
Beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan

Back to Reff:


(rgbstock.com)
 Song by: Bondan Prakoso & fade 2 black
 *When this song is posted, I am longing so much...

Dedicated to : 
Keluarga MUQ Langsa 2011 (PANGLIMA),