10.10.17

Happy birthday to Me (':

Untuk ke-24 kalinya berjumpa dengan bulan Oktober. Teruntuk 10 Oktober. Semoga keberkahan umur selalu menyertaiku.

Dear friends. Thank you so much for making time to wish me a good birthday. For all, I am very thankful and thrilled (": .. The same wish goes to you, Amiin.
Happy belated birthday, Aidatul Husna (":


https://youtu.be/oAcp4UnW258


~AH~

4.7.17

Menyongsong Pagi!

Koleksi pribadi
Pagii.
Inilah pemandangan pagi di seputaran kampungku
Padi-padi mulai menghijau
Setelah itu menguning
Tak lama setelahnya panen segera datang

Pagii.
Aku menyapamu yang sedang menikmati
Secangkir kopi atau teh
Bersama orang-orang terkasih atau sendirian

Pagii.
Akan ada selalu harapan-harapan baru
Pada setiap pagi datang
Rebutlah ia!

Selamat pagi dariku
Untukmu selalu. (:



~AH~

4.2.17

4 Februari

Salam Feb!

Rasa-rasanya baru kemarin Januari.
sekarang sudah masuk bulan baru, saja

Salam Feb!
Tak terasa setahun sudah saya menjadi
alumni almamater UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

Salam Feb!
Terlalu banyak hal untuk dikenang
beberapa bulan silam

Salam Feb!
(:


Sumber: Koleksi Pribadi


"Mi.. lon sidang singeh. Lake doa be mudah dan lancar sidang. Bemereumpok hasil yang jroh dan lage harapan. Lake doa bak Abu dan kakak sit. Tolong pegah mi beh :'("


"Salam teman2. Aku sidang besok. Di ruang 5. Datang yaa. Mohon doa dan dukungannya untuk kelancaran semuanya. Kalau ada waktu luang, datang yaa. *hug*"

"Eh, ayat apa kita baca supaya tenang dan lancar dan enggak gugup besok?"

"Waaaa. Aku takutttt...."

"I dont know what to do rite now. One thing I could say, I am geregetan"


Pembicaraan awal tahun lalu. Pembicaraan paling mengharukan di awal tahun kemarin.
Ahh, pernah sidang skripsi dan merasakan suasana di dalam ruangan itu dengan penguji-penguji terpilih yang sudah menyiapkan pertanyaan terbaiknya serta disaksikan puluhan mataaaa. :)


Sejak mendaftar sidang 2 hari lalu (tahun lalu). Saya memang sudah tidak karuan. Semua terjadi begitu saja. Sms dan chat teman-teman banyak yang saya diamkan bahkan diabaikan beberapa hari. Maafkan saya, teman. Hiks hiks. Tapi setelah itu saya rapel membalasnya kok. Haha.
Hanya orang-orang terpilih saja yang saya masih tetap membalas chat dan smsnya :), siapapun itu, makasih yaaa.
Adek yang tau persis apa yang saya lakukan semenjak ditetapkan jadwal sidang :D
*secara kita sekosan. Hahaha




Sumber : Koleksi Pribadi
Hm,
4 Februari 2016 (hari ini), setahun yang lalu, saya disidang di ruang sidang 5 Fakultas Tarbiyah Gedung A, dalam hal mempertanggung jawabkan penelitian yang telah saya selesaikan sebagai tugas akhir sarjana saya. Pada hari itu, kurang lebih jam 13.50, diakhir seremonial sidang, saya diberi amanah paling besar oleh pimpinan sidang (pembimbing I saya) untuk menyebar luaskan ilmu yang telah saya dapatkan di kampus selama (kurang lebih) 4,5 tahun.

((Baik, InsyaAllah))

Dan yang paling membuat saya haru ketika diakhir sidang adalah kata-kata ini

"On behalf of the Dean of Tarbiyah Faculty we apologize for all of our mistakes probably we've already made, we don't mind to do that except for your best future. Go bolding and then focus on your study, consult with your lecturer everything you need. 
And say our Assalamulaikum to your parents......................"

Setelah itu saya sudah engga fokus dengan kata-kata yang pimpinan sidang katakan, huhu saya terharu lalu tetesan bening ituuuu satu persatu menitikkan diri di sekujur jilbab saya. Ahh, mewek :D.

Tapi satu hal yang pasti saya tangkap setelah itu adalah sampaikan salam kami kepada orang tuamu, bantu mereka dengan membuat mereka bangga kepadamu, dengan ilmu yang sudah diperoleh di sini.

"By Saying Alhamdulillah, this Sidang Munaqasyah is CLOSED............... *tok tok tok* 

:) :) :) :) :)

ALHAMDULILLAH....

Dalam hati ada rasa senang, puas, tidak puas dan beban. Senang akhirnya perjuangan tidak sia-sia. Puas, bisa menjawab beberapa pertanyaan. Tidak puas dengan missunderstandings yang tercipta baik dari saya pribadi atau dari dosen (tidak seperti yang dimaksud. huhhu). Beban dengan refisi dan amanah ilmu untuk disebar seluas-luasnya :D.

Bismillah, this journey begins.......


Satu hal yang selalu membuat saya semangat (waktu itu) adalah setiap setelah konsul skripsi dengan bapak adalah...

"What is your goal after  this?" My supervisor (Mr.Syarwan) asked me
"Pursue my study, sir?" I answered
"Good. Come and go overseas"
"InsyaAllah, sir"
"We have lots of scholarships"
"InsyaAllah, wish me luck"
"Good luck"

Setiap saya konsul pertanyaan serupa selalu ditanyakan.
Entah mungkin bapak lupa, atau memang supaya untuk menghangatkan pembicaraan. Entah lah :D
Setiap akhir kata-kata itu, saya senang. 
Terima kasih, pak untuk hari itu :)
#####


Di penghujung bertemu dengannya untuk saya serahkan skripsi yang akan disidang. Saya sms beliau.
Kurang lebih begini (sudah terhapus pesannya di pesan terkirim saya ): )
"Salam sir, I am Aidatul Husna, I would like to hand you my thesis for Munaqasyah. When should I meet you?"

Bapak, perkara membalas sms tidak terlalu lama (Alhamdulillah, saya dapat pembimbing seperti itu). Tak lama setelah itu beliau balas (Masih saya simpan pesannya :))
"Come to room 34 gedung A, downstairs at the end of building, north"

Saya tiba di ruangan yang bapak maksud, beliau sedang mengawas ujian, lalu setelah melihat saya celingak-celinguk, beliau keluar.
"What can I do for you" He said.
"I just want to hand this, sir" I said.
"Hm. Prepare yourself! or you die! " He added. (sambil liat saya di sela-sela kaca matanya, masih terekam jelas ekspresi ituuu)
"InsyaAllah, sir. I will do my best. Thank you for all supports" I said, and I permitted.

Kebetulan waktu itu saya pergi dengan teman, setelah kita pamit dari ruangan bapak. Si kawan meledak ketawa :D
Dan seketika jadi viral di kawan-kawan unit 2 TEN 2011 menjelang saya sidang. Hahah :D
Tapi waktu itu, saya benar-benar takut dan khawaatir, saya tidak tertawa sama sekali.

Hingga menjelang sidang, entah berapa teman yang saya ganggu waktunya untuk mendemonstrasikan saya sidang.
Demonstrasi sidang benar-benar membantu saya dalam persiapan menjelang sidang yang sebenarnya. Pertanyaan yang beberapa teman tanyakan malah di luar yang saya persiapkan, sehingga saya harus buka jurnal dan website mencari jawaban kembali. :D
Pada hari H malah, pertanyaannya tidak sesulit yang teman-teman tanyakan kok :D
Kerenkan? Iya, teman-teman memang (terkadang) punya tingkat kejelian yang tinggi ketimbang dosen. 

Semua berjalan sesuai harapan, banyak dukungan dari teman-teman juga, dan yang pasti doa orang tua.

Sumber: Koleksi Pribadi


Oh ya.
Tepat setelah setahun sidang ini, hari ini saya akan berangkat ke Ibukota Indonesia, tanggal 4 Feb 2017, insyaAllah.
Mohon doa untuk keselamatan saya yaa. :)

Ini liburan? atau jalan-jalan?
Ah ya, lebih tepatnya ini hanya jalan-jalan saja. :D (Kayaknya)

Saya dedikasikan perjalanan besok sebagai perjalanan pembuka untuk tahun baru ini, 2017. :')
Semoga bisa menjajakan langkah lebih banyak ke tempat lain dalam tahun ini. 

InsyaAllah, biiznillah. 
Ma'asalamah, wa fi amanillah, Aidatul Husna.


Peurada, Banda aceh
4 Februari 2017


~ AH ~

15.1.17

Resolusi 2017

(Sumber: today.duke.edu)

Sebenarnya sudah agak telat memposting tulisan ini. Tak mengapalah, daripada tidak sama sekali. :D

Saya punya 2 resolusi besar di tahun 2017 ini.

1. Hidup Sehat

Hidup sehat yang seperti apa? 
Yang seperti orang-orang di TV pada program "healthy life".
Iya, saya mulai selektif dalam memilih makanan dan mungonsumsinya. 

Resolusi hidup sehat terinspirasi dari kisah nyata seorang teman, yang secara langsung saya melihatnya. Sebut saja namanya Ahmad, usianya masih sangat muda, 26 tahun, secara tiba-tiba beliau kejang-kejang ketika sedang berbaring. Kejadian ini terjadi tepat pada tanggal 1 Januari 2017, di rumah orang tua saya. Kebetulan waktu itu, di rumah saya sedang tidak ada orang, semua keluarga pulang kampung nenek, karena lagi ada acara maulid di sana (orang Aceh, kalau soal perayaan maulid, tidak ada istilah lelah dan izin). Di rumah tinggallah saya dan teman-teman dari Sekolah Aman Bencana (SAB). 

Jadi, pada hari tersebut seusai acara traumatic healing pada pagi hari di salah satu sekolah daerah Pidie Jaya, kita semua pulang dan beristirahat sejenak di rumah orang tua saya, sembari menunggu acara lanjutan pada sore hari. Ketika kejadian naas itu terjadi, saya sebagai "tuan rumah" panik dan hilang konsentrasi.
"Aida, ambil air hangat!" teriak senior.

Dengan segera, saya hidupkan Dispenser. Setelah 3 menit, air tak kunjung panas, lalu saya ambil teko, saya hidupkan kompor, dan memanaskan air secara manual.

"Dek, taruh sedikit gula dan garam ya" kata sang kekasih Ahmad.

"Iya kak, Sebentar ya. Airnya belum panas" jawab saya panik.

Beberapa menit setelahnya, saya bawa segelas air sesuai dengan instruksi kakak-kakak senior sebelumnya, yaitu air hangat dengan campuran gula dan garam, lalu mereka berikan kepada Ahmad. Setelah beberapa menit, kondisi tubuh Ahmad mulai stabil dan baik (lumayan). 

"Istirahat aja dulu" 

"Iya, bentar lagi mau shalat juga" jawab Ahmad.

Nah, 1 kejadian langsung itu, sudah cukup menginspirasi saya untuk hidup sehat dan mulai menjaga makanan yang masuk ke tubuh. Karena saya cukup tau, apa saja yang Ahmad konsumsi sehari sebelum kejang-kejang itu terjadi. Saya dan Ahmad makan makanan yang hampir semua sama. Salah satu makanannya adalah "Durian" (masih ada beberapa makanan lain), durian makanan favorit saya selain ice cream. Sepertinya kita mengonsumsi durian secara berlebihan. Alhndlh serangan ituntidak terjadi kepada saya.
Saya juga sudah mulai bertekad sekarang, konsumsi durian tidak lebih dari 3 biji saja.

Usaha yang sudah saya lakukan adalah buah, sayur dan produk-produk herbal mulai saya konsumsi (lebih banyak) dalam 2 minggu terakhir. 
Produk-produk herbal islami, mulai saya pelajari. Setidaknya, menambah pengetahuan saya dan (semoga) bisa menjadi dokter penolong pertama untuk diri saya sendiri, orang tua, dan keluarga saya.

Makanan cepat saji masih saya makan, tetapi hitungannya sedikit berkurang, akan saya kurangi tahap per tahap.
Penyakit sekarang tidak lagi mengenal waktu, dan usia. Kapan saja bisa mengerogoti tubuh kita. Tiba-tiba jatuh di kamar, eh pas dicek stroke. Pas bangun tidur, seluruh tubuh sudah tak berdaya, lagi-lagi katanya lumpuh, sedang asyik ngopi bersama kolega, tiba-tiba jatuh dan meninggal, cek dan ricek, rupanya serangan jantung, dan berbagai macam kisah mengerikan lainnya yang terjadi di sekitar kita. Naudzubillah. 

Jadi, dari kejadian-kejadian tersebut, satu hal yang ingin saya kampanyekan.
Yuk, sayangi tubuh kita mulai sekarang. Be selective!

Sekarang saya baru benar-benar percaya, bagaimana yang dikatakan oleh para medis bahwa penyakit kronis di zaman sekarang, tidak lagi mengenal USIA, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa. Everything goes straightly to what you are consuming.

2. Update Blog

Mulai sekarang, saya akan memposting tulisan terbaru setiap minggu, minimal 1. Mohon doakan, untuk keistiqamahan ini ya. :D

Saya ditantang oleh tim redaktur web FLP Banda Aceh, untuk memposting 1 tulisan seminggu. Jadi, saya juga akan menantang diri saya sendiri untuk menulis blog minimal 1 tulisan /minggu.


Kawan-kawan, yuk mulai tebar manfaaat ke orang-orang di sekitar kita (keluarga), setelah itu lingkungan dan orang lain. 
Semoga bermanfaat, mohon maaf kalau bosan. :D

Selamat menyambut malam yang indah, teman. (:

~ AH ~