15.1.17

Resolusi 2017

(Sumber: today.duke.edu)

Sebenarnya sudah agak telat memposting tulisan ini. Tak mengapalah, daripada tidak sama sekali. :D

Saya punya 2 resolusi besar di tahun 2017 ini.

1. Hidup Sehat

Hidup sehat yang seperti apa? 
Yang seperti orang-orang di TV pada program "healthy life".
Iya, saya mulai selektif dalam memilih makanan dan mungonsumsinya. 

Resolusi hidup sehat terinspirasi dari kisah nyata seorang teman, yang secara langsung saya melihatnya. Sebut saja namanya Ahmad, usianya masih sangat muda, 26 tahun, secara tiba-tiba beliau kejang-kejang ketika sedang berbaring. Kejadian ini terjadi tepat pada tanggal 1 Januari 2017, di rumah orang tua saya. Kebetulan waktu itu, di rumah saya sedang tidak ada orang, semua keluarga pulang kampung nenek, karena lagi ada acara maulid di sana (orang Aceh, kalau soal perayaan maulid, tidak ada istilah lelah dan izin). Di rumah tinggallah saya dan teman-teman dari Sekolah Aman Bencana (SAB). 

Jadi, pada hari tersebut seusai acara traumatic healing pada pagi hari di salah satu sekolah daerah Pidie Jaya, kita semua pulang dan beristirahat sejenak di rumah orang tua saya, sembari menunggu acara lanjutan pada sore hari. Ketika kejadian naas itu terjadi, saya sebagai "tuan rumah" panik dan hilang konsentrasi.
"Aida, ambil air hangat!" teriak senior.

Dengan segera, saya hidupkan Dispenser. Setelah 3 menit, air tak kunjung panas, lalu saya ambil teko, saya hidupkan kompor, dan memanaskan air secara manual.

"Dek, taruh sedikit gula dan garam ya" kata sang kekasih Ahmad.

"Iya kak, Sebentar ya. Airnya belum panas" jawab saya panik.

Beberapa menit setelahnya, saya bawa segelas air sesuai dengan instruksi kakak-kakak senior sebelumnya, yaitu air hangat dengan campuran gula dan garam, lalu mereka berikan kepada Ahmad. Setelah beberapa menit, kondisi tubuh Ahmad mulai stabil dan baik (lumayan). 

"Istirahat aja dulu" 

"Iya, bentar lagi mau shalat juga" jawab Ahmad.

Nah, 1 kejadian langsung itu, sudah cukup menginspirasi saya untuk hidup sehat dan mulai menjaga makanan yang masuk ke tubuh. Karena saya cukup tau, apa saja yang Ahmad konsumsi sehari sebelum kejang-kejang itu terjadi. Saya dan Ahmad makan makanan yang hampir semua sama. Salah satu makanannya adalah "Durian" (masih ada beberapa makanan lain), durian makanan favorit saya selain ice cream. Sepertinya kita mengonsumsi durian secara berlebihan. Alhndlh serangan ituntidak terjadi kepada saya.
Saya juga sudah mulai bertekad sekarang, konsumsi durian tidak lebih dari 3 biji saja.

Usaha yang sudah saya lakukan adalah buah, sayur dan produk-produk herbal mulai saya konsumsi (lebih banyak) dalam 2 minggu terakhir. 
Produk-produk herbal islami, mulai saya pelajari. Setidaknya, menambah pengetahuan saya dan (semoga) bisa menjadi dokter penolong pertama untuk diri saya sendiri, orang tua, dan keluarga saya.

Makanan cepat saji masih saya makan, tetapi hitungannya sedikit berkurang, akan saya kurangi tahap per tahap.
Penyakit sekarang tidak lagi mengenal waktu, dan usia. Kapan saja bisa mengerogoti tubuh kita. Tiba-tiba jatuh di kamar, eh pas dicek stroke. Pas bangun tidur, seluruh tubuh sudah tak berdaya, lagi-lagi katanya lumpuh, sedang asyik ngopi bersama kolega, tiba-tiba jatuh dan meninggal, cek dan ricek, rupanya serangan jantung, dan berbagai macam kisah mengerikan lainnya yang terjadi di sekitar kita. Naudzubillah. 

Jadi, dari kejadian-kejadian tersebut, satu hal yang ingin saya kampanyekan.
Yuk, sayangi tubuh kita mulai sekarang. Be selective!

Sekarang saya baru benar-benar percaya, bagaimana yang dikatakan oleh para medis bahwa penyakit kronis di zaman sekarang, tidak lagi mengenal USIA, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa. Everything goes straightly to what you are consuming.

2. Update Blog

Mulai sekarang, saya akan memposting tulisan terbaru setiap minggu, minimal 1. Mohon doakan, untuk keistiqamahan ini ya. :D

Saya ditantang oleh tim redaktur web FLP Banda Aceh, untuk memposting 1 tulisan seminggu. Jadi, saya juga akan menantang diri saya sendiri untuk menulis blog minimal 1 tulisan /minggu.


Kawan-kawan, yuk mulai tebar manfaaat ke orang-orang di sekitar kita (keluarga), setelah itu lingkungan dan orang lain. 
Semoga bermanfaat, mohon maaf kalau bosan. :D

Selamat menyambut malam yang indah, teman. (:

~ AH ~